 |
|
 |
 |
|
| Berita / Indie Info |
|
| |
| Hai Indiers... Ada Peluang Tunjukin Karya Musik di Insof 2006 | | Oleh admin |
| Jumat, 07 Juli 2006 07:19:37 |
Klik: 519 |
 |
 |
|
|
Peserta adalah warga negara Indonesia (WNI) berusia minimal 15 tahun dan karya yang boleh diikutsertakan adalah karya cipta sendiri dan orisinal.
Karya tersebut diserahkan dalam bentuk demo CD beserta salinan liriknya setelah membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000, yang dapat dilakukan di Galeri Indosat, DPD PAPPRI di masing-masing kota, mitra media dan event organizer yang ditunjuk panitia.
“Tanpa lagu, tidak akan ada industri musik”, demikian Ketua Umum Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) Dharma Oratmangun di Jakarta, belum lama ini, menjelaskan latar belakang digelarnya pentas lagu nasional INSOF 2006. PAPPRI bekerja sama dengan operator telekomunikasi Indosat mengadakan ”Indonesia Song Festival (INSOF) 2006”, Juni 2006, yang merupakan kompetisi bagi para pencipta lagu berusia minimal 15 tahun untuk mengikutsertakan karya original mereka.
”Festival ini bertujuan mencari lagu-lagu yang diharapkan dapat menjadi lagu-lagu abadi atau ‘evergreen’, menghidupkan kembali iklim penciptaan lagu di Indonesia serta mencari dan menggali bakat dan potensi para komposer muda di seluruh Indonesia,” papar Dharma.
Pada era 1970-an, kompetisi mencipta lagu semacam itu banyak digelar, misal Bintang Radio RRI, Festival Lagu Populer Indonesia (FLPI), Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) dan lomba komposisi untuk grup band seperti Light Music Contest. Setelah itu, ada masa-masa ketika kompetisi tersebut menghilang dan mereka yang mempunyai bakat besar mencipta lagu seakan-akan tidak mempunyai wadah untuk berprestasi dan berkiprah.
Namun, beberapa tahun terakhir kompetisi semacam itu kembali digelar, misalnya dengan Lomba Cipta Lagu Populer (Cilapop) ataupun kompetisi-kompetisi lain semacam Akademi Fantasi Indosiar (AFI) maupun Indonesian Idol.
”Dengan INSOF 2006 ini diharapkan akan menumbuhkan kembali demam mencipta lagu di Indonesia,” kata Dharma. Selain budaya mencipta lagu, ajang ini diharapkan juga menumbuhkan budaya menghargai hak cipta dengan menerapkan sistem royalti bagi karya yang masuk final dan dijadikan sebagai nada dering pribadi Indosat ”i-Ring”.
Pendaftaran akan dimulai pada bulan Juni di 12 kota yaitu Medan, Padang, Batam, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Banjarmasin, Manado, Makassar, serta Ambon. Peserta adalah warga negara Indonesia (WNI) berusia minimal 15 tahun dan karya yang boleh diikutsertakan adalah karya cipta sendiri dan orisinal.
Karya tersebut diserahkan dalam bentuk demo CD beserta salinan liriknya setelah membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000, yang dapat dilakukan di Galeri Indosat, DPD PAPPRI di masing-masing kota, mitra media dan event organizer yang ditunjuk panitia.
Mitra, Media dan Event Organizer :
Jakarta: Jak TV, I-Radio
Bandung: Bandung Tv, Radio GMTI
Jogjakarta: Jogja TV, Radio Geronimo
Surabaya: J TV, Colors Radio
Medan: Deli TV, Star FM
Padang: TVRI Sumbar, Sushi Radio
Banjarmasin: TVRI Kalasel, Gema FM
Ambon: TVRI Maluku, DMS FM
Manado: Pacific TV, Pacific FM
Makassar: Fajar TV, Madama FM
Bali: Bali TV, CDBS FM
Batam: Batam TV |
| |
|
| Berita Indie Info Lainnya |
. Sebuah Impian dari Plabea Band . Gzone FM Parepare Acara 'Kantin'
|
|
|
 |
 |
|  |